SMP Negeri 5 Kota Probolinggo terus memperkuat budaya sekolah melalui inovasi SSB BERGEMA (Sabtu Sehat, Bersih, Beriman Bersama Gerakan Masyarakat dan Keluarga). Inovasi ini merupakan model pembiasaan terpadu yang mengintegrasikan pendidikan kesehatan, kepedulian lingkungan, penguatan karakter religius, serta kolaborasi aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam satu kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Sabtu.
Berbeda dengan program pembiasaan pada umumnya, SSB BERGEMA BERGEMA (Sabtu Sehat, Bersih, Beriman Bersama Gerakan Masyarakat dan Keluarga) menggabungkan tiga pilar utama, yaitu Sehat, Bersih, dan Beriman, yang saling melengkapi sehingga membentuk ekosistem pendidikan yang utuh. Melalui pendekatan tersebut, peserta didik tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di dalam kelas, tetapi juga membangun kebiasaan positif melalui aktivitas nyata yang dilakukan secara konsisten dan menyenangkan.
Kepala SMP Negeri 5 Kota Probolinggo, David Jonatha Badra,S.Pd ., M.M menjelaskan bahwa SSB BERGEMA (Sabtu Sehat, Bersih, Beriman Bersama Gerakan Masyarakat dan Keluarga) dirancang sebagai inovasi budaya sekolah yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama pembelajaran karakter.
“Kami ingin menghadirkan pembiasaan yang bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi pengalaman belajar yang bermakna. Melalui SSB BERGEMA (Sabtu Sehat, Bersih, Beriman Bersama Gerakan Masyarakat dan Keluarga), siswa belajar hidup sehat, mencintai lingkungan, memperkuat nilai religius, serta membangun kepedulian sosial bersama keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Pilar Sehat: JATUHATI (Jajanan Sabtu Sehat Inovatif) dan Kupon Peduli
Pada pilar Sehat, kegiatan diawali dengan jalan santai dan senam pagi bersama untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Setelah itu, peserta didik mengikuti JATUHATI (Jajanan Sabtu Sehat Inovatif) sebagai media edukasi gizi, kewirausahaan, literasi keuangan, dan keamanan pangan. Program ini melibatkan siswa, guru, wali kelas, dan orang tua dalam menyediakan jajanan sehat berbahan pangan lokal dengan harga terjangkau.
Sebagai nilai tambah, setiap transaksi JATUHATI (Jajanan Sabtu Sehat Inovatif) juga terintegrasi dengan Kupon Peduli, yaitu kupon yang sebagian hasilnya dialokasikan untuk kegiatan sosial dan membantu warga sekolah yang membutuhkan. Dengan demikian, kegiatan jual beli tidak hanya mengajarkan kewirausahaan, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama.
Pilar Bersih: Penghargaan Kelas Inovatif
Pada pilar Bersih, seluruh warga sekolah melaksanakan aksi membersihkan kelas, taman, selokan, serta lingkungan sekolah. Kebiasaan ini diperkuat melalui Penghargaan Kelas Inovatif, yaitu apresiasi yang diberikan kepada kelas dengan kondisi paling aman, nyaman, bersih, indah, kreatif, dan ramah lingkungan.
Penilaian dilakukan secara berkala berdasarkan indikator kebersihan, kerapian, inovasi, penghijauan, pengelolaan sampah, dan partisipasi warga kelas. Program ini mampu menumbuhkan budaya kompetisi positif sehingga setiap kelas berlomba-lomba menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan inspiratif.
Pilar Beriman: Kupon Jumat Berkah
Pilar Beriman diawali dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan istighotsah dan doa bersama sebagai bentuk pembiasaan spiritual. Untuk memperkuat karakter religius dan kepedulian sosial, sekolah mengembangkan Kupon Jumat Berkah, yaitu gerakan berbagi yang melibatkan seluruh warga sekolah.
Dana yang terkumpul melalui program ini dimanfaatkan untuk membantu peserta didik yang membutuhkan, kegiatan bakti sosial, santunan, serta berbagai aksi kemanusiaan lainnya. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama.
Kolaborasi Bersama Orang Tua dan Mitra
Keberhasilan SSB BERGEMA (Sabtu Sehat, Bersih, Beriman Bersama Gerakan Masyarakat dan Keluarga) didukung oleh kolaborasi yang kuat antara sekolah, orang tua, komite sekolah, Puskesmas, serta berbagai mitra. Orang tua berperan aktif dalam penyediaan menu sehat JATUHATI (Jajanan Sabtu Sehat Inovatif), pendampingan pembiasaan hidup sehat di rumah, serta mendukung pembentukan karakter peserta didik secara berkelanjutan.
Kolaborasi ini menjadikan SSB BERGEMA (Sabtu Sehat, Bersih, Beriman Bersama Gerakan Masyarakat dan Keluarga) sebagai gerakan bersama yang memperkuat sinergi antara pendidikan di sekolah dan pendidikan di lingkungan keluarga.
Inovasi yang Holistik, Berdampak, dan Mudah Direplikasi
Sejak dikembangkan pada tahun 2022, SSB BERGEMA (Sabtu Sehat, Bersih, Beriman Bersama Gerakan Masyarakat dan Keluarga) telah memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku peserta didik. Siswa menjadi lebih aktif berolahraga, terbiasa memilih makanan sehat, lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, semakin disiplin dalam beribadah, serta memiliki kepedulian sosial yang lebih tinggi.
Keunggulan SSB BERGEMA (Sabtu Sehat, Bersih, Beriman Bersama Gerakan Masyarakat dan Keluarga) terletak pada kemampuannya mengintegrasikan tiga pilar utama dengan berbagai inovasi pendukung dalam satu sistem pembiasaan yang dilaksanakan secara rutin. Pendekatan ini menjadikan SSB BERGEMA (Sabtu Sehat, Bersih, Beriman Bersama Gerakan Masyarakat dan Keluarga) tidak hanya sebagai program sekolah, tetapi sebagai model budaya sekolah yang holistik, berkelanjutan, berdampak nyata, mudah direplikasi, dan humanis.
Melalui inovasi ini, SMP Negeri 5 Kota Probolinggo berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan belajar yang sehat, bersih, religius, ramah anak, dan kolaboratif sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan peduli terhadap masyarakat serta lingkungan.

Beri Komentar